Arsyadjuliandi Rachman, calon Gubernur Riau nomor urut 4, punya komitmen yang besar dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal untuk bekerja d" />
www.beritaintermezo.com
19:25 WIB - Konferkab IV PWI Bengkalis Percayakan Alfisnardo Ketua Periode 2018-2021 | 12:56 WIB - Bupati Bengkalis : Pers Mitra Dan Kontrol Sosial Pemerintah | 12:48 WIB - 1.990 Pelamar CPNS di Rohil Lulus Administrasi | 08:56 WIB - Dibuka Asisten II Heri Indra Putra, Sekretaris PWI Tekankan Anggota PWI Harus UKW | 21:10 WIB - Pemkab Rohil Tidak Lagi Membiayai Honorer Guru Swasta, Ini Alasannya... | 08:17 WIB - Kader Golkar Jangan Takut Merebut Kemenangan
Cagub Nomor 4 Beri Perhatian Besar Terhadap Naker Lokal, Ini Buktinya
Senin, 16-04-2018 - 08:54:03 WIB

TERKAIT:
 
  • Cagub Nomor 4 Beri Perhatian Besar Terhadap Naker Lokal, Ini Buktinya
  •  

    DUMAI (Beritaintermezo.com) - Arsyadjuliandi Rachman, calon Gubernur Riau nomor urut 4, punya komitmen yang besar dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal untuk bekerja di perusahaan swasta. Hal ini terungkap saat kampanye dialogis Andi Rachman dengan masyarakat Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Minggu (15/4/2018).

    Ismiyanti, warga setempat dalam sesi dialog mengadu soal banyaknya tenaga kerja dari luar daerah yang bekerja di perusahaan perusahaan di Dumai. Kondisi ini membuat putra putri asal Dumai banyak yang masih menganggur, meskipun sudah sarjana.

    "Perusahaan di sini banyak pak. Katanya ini kota industri. Tapi, anak anak kami malah banyak tidak diterima kalau melamar pekerjaan di perusahaan," ujarnya.

    Menanggapi hal tersebut Andi Rachman langsung menginstruksikan anggota DPRD Dumai terutama yang berasal dari Fraksi Golkar untuk responsif terhadap pengaduan masyarakat atas masalah naker lokal ini.

    "Saya yakin Dumai juga sudah punya perda yang mengatur soal itu. Sekarang harus diperkuat pengawasan pelaksanaan perda itu di lapangan," ujarnya.

    Provinsi Riau punya Perda Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pelayanan, Penempatan, dan Perlindungan Ketenagakerjaan Provinsi Riau. Dengan perda ini, perusahaan harus mengakomodir 75 persen tenaga kerja lokal dan 25 persen dari luar.

    "Karena provinsi juga ikut mengeluarkan izin berdirinya industri dan perusahaan ini. Makanya harus ditekankan untuk memberdayakan naker lokal. Kalau nggak, tidak kita keluarkan rekomendasi perpanjangan sejumlah izinnya," jelasnya.

    Namun demikian, hal yang lebih penting adalah menyiapkan tenaga kerja lokal yang berdaya saing dan terampil. Hal ini bisa dicapai dengan pelaksanaan berbagai macam kegiatan workshop dan pelatihan sertifikasi. Provinsi punya Badan Latihan Kerja yang harus dimanfaatkan sebaiknya baiknya untuk pengembangan sumber daya manusia.

    "Perusahaan juga menerima tenaga kerja yang berkualitas. Jadi bisa berjalan beriringan. Perusahaan dan masyarakat bisa saling menguntungkan," tukas Andi Rachman. (rls)



     
    Berita Lainnya :
  • Cagub Nomor 4 Beri Perhatian Besar Terhadap Naker Lokal, Ini Buktinya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    3 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    4 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    5 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    6 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    9 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica