PTPN IV PalmCo Merajut Asa Anak-Anak Istimewa di Pekanbaru

Selasa, 10 Maret 2026 | 21:32:38 WIB

Pekanbaru (Sangkala.id)-Di sekolah ini, harapan tumbuh setiap hari. Harapan untuk belajar, berkembang, dan menatap masa depan. Dari ruang-ruang kelas sederhana, semangat itu dirawat dengan cara yang tak biasa.

Di sinilah lebih dari seratusan anak-anak istimewa ditempa. Mereka belajar dengan bahasa yang berbeda, melalui isyarat tangan, sentuhan, kesabaran, dan ketekunan yang sering kali luput dari pandangan banyak orang.

Namun hasilnya tak pernah bisa dipandang sebelah mata. Perlahan tapi pasti, kepercayaan diri mereka tumbuh. Perhatian dan kasih sayang serta buah dari kesabaran ekstra dari tenaga pendidik membentuk karakter mereka kian mandiri.

Suasana itulah yang terasa saat Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, bersama Ketua Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PTPN IV PalmCo, Lina Jatmiko, mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sri Mujinab di Pekanbaru, Riau, Selasa (10/3/2025) pagi.

Riuh rendah keceriaan memecah suasana belajar di sekolah yang telah berdiri sejak 1981 tersebut. Dalam kunjungan itu, turut hadir Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso serta Ketua IKBI Regional III Erna Bambang.

"Assalamualaikum. Selamat pagi anak-anak," sapa Jatmiko didampingi Lina Jatmiko kala memasuki ruang kelas 3B SMP. Di sana, terdapat enam siswa SLB setingkat menengah pertama disabilitas tuna rungu.

Di ruangan tersebut, keduanya disambut hangat oleh para pelajar yang sedang melaksanakan rutinitas kegiatan belajar dan mengajar. Tampak jelas kepercayaan diri dari para pelajar tersebut kala mencoba berkomunikasi dengan Jatmiko.

Hingga akhirnya, Zahra, siswi berhijab itu pun berbagi cara berkomunikasi melalui bahasa isyarat di depan kelas. Mulai dari pengenalan abjad, hingga merangkai kata untuk berkomunikasi antara satu dengan lainnya.

Sesekali anak-anak tertawa kecil ketika gerakan tangan sang direktur belum sepenuhnya tepat. Namun justru dari momen sederhana itulah tercipta kehangatan, sebuah perjumpaan yang mempertemukan dunia korporasi dengan dunia anak-anak yang belajar memahami kehidupan dengan cara berbeda.

Tak jauh berbeda dengan tunarungu, hal serupa juga tampak berlangsung saat menemui para pelajar tuna netra serta down syndrome. Mereka tampak begitu percaya diri. Keterbatasan bukanlah halangan untuk mereka meraih impian.

"Adik-adik harus tetap semangat ya. Bapak dan ibu yakin, Insya Allah, adik-adik semua akan sukses," pesan Jatmiko.

Kehadiran PTPN IV PalmCo dan IKBI PTPN IV PalmCo tersebut merupakan bagian dari upaya merajut harapan bagi anak-anak istimewa. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “PTPN IV PalmCo Bersama IKBI Wujudkan Cita-Cita Anak Istimewa Harapan Bangsa”, entitas di bawah naungan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) itu menyalurkan berbagai jenis bantuan.

Bantuan yang disalurkan antara lain komputer dan printer untuk menunjang proses belajar mengajar, serta peralatan keterampilan menjahit seperti mesin jahit portable, mesin obras, papan setrika, dan manekin latihan.

“Setiap anak memiliki potensi yang luar biasa. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik,” kata Jatmiko.

Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan inklusif merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain perangkat komputer dan peralatan menjahit tadi, PTPN IV PalmCo juga menyalurkan perlengkapan olahraga berupa set bola voli dan papan catur, serta peralatan keterampilan pertukangan kayu seperti bor listrik, serut kayu, mesin amplas, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Bagi para siswa di sekolah ini, berbagai peralatan tersebut bukan sekadar alat belajar. Ia adalah pintu menuju kemandirian, cara untuk menemukan kemampuan yang mungkin selama ini tersembunyi.

Ketua IKBI PalmCo, Lina Jatmiko, mengaku kehadiran mereka di sekolah tersebut menjadi pengalaman emosional yang mendalam.

"Sering kali kita datang dengan niat untuk memberi. Namun hari ini justru kami yang merasa menerima begitu banyak pelajaran dari anak-anak di sini, tentang keberanian, ketulusan, dan semangat untuk terus belajar,"  ujarnya.

Sebagai seorang ibu, Lina memahami betul betapa besar kesabaran dan kasih sayang yang diperlukan dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus.

Karena itu, ia menyampaikan penghargaan kepada para guru dan orang tua yang setiap hari membersamai perjalanan tumbuh kembang anak-anak tersebut.

"Kalian semua adalah anak-anak yang luar biasa. Teruslah belajar, teruslah bermimpi, dan jangan pernah ragu dengan kemampuan yang kalian miliki," katanya menyemangati para siswa.

Sementara itu, Kepala SLB Negeri Sri Mujinab, Natta Riviana, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan PalmCo dan IKBI kepada sekolah tersebut.

Bantuan yang disalurkan dinilai sangat berarti untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus pengembangan keterampilan para siswa.

"Kami merasa sangat terhormat karena Bapak Direktur Utama PalmCo dan Ibu Ketua IKBI berkenan hadir langsung dari Jakarta ke Pekanbaru untuk menyerahkan bantuan ini," kata perempuan yang akrab disapa Ana tersebut.

Menurutnya, kehadiran langsung pimpinan perusahaan dan organisasi keluarga karyawan itu menjadi bukti nyata kepedulian terhadap pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus.***

Terkini