Gubernur Riau, H Syamsuar menghadiri panen raya semangka dan padi ke kepenghuluan Rokan Baru, Kecamatan Pekaitan. Selain Gubri, panen ray" />
08:16 WIB - Polres Rohil Adakan Operasi Gabungan Tegakkan Hukum dan Pendisiplinan Prokes Covid-19 | 08:13 WIB - RAPP-APR Dukung Edukasi Dini Anak Lewat Lomba Menggambar dan Mewarnai | 18:08 WIB - Polres Pelalawan Gulung Sindikat Pembobol Brangkas Antar Provinsi Dan Kabupaten | 15:07 WIB - Wakapolres Rohil Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Terpapar Covid-19 | 21:27 WIB - Ketua Bawaslu RI Abhan, SH, MH Monitoring PSU di Indragiri Hulu. | 19:14 WIB - Rakercab GAPKI Cabang Riau, Memperkokoh Industri Sawit Demi Kesejahteraan
Dihadiri Gubernur Kapolda Danrem, Rohil Panen Raya Padi 1000 ton dan Buah 15 Ton
Rabu, 31-03-2021 - 07:51:04 WIB

TERKAIT:
 
  • Dihadiri Gubernur Kapolda Danrem, Rohil Panen Raya Padi 1000 ton dan Buah 15 Ton
  •  

    PEKAITAN (Beritaintermezo.com)-Gubernur Riau, H Syamsuar menghadiri panen raya semangka dan padi ke kepenghuluan Rokan Baru, Kecamatan Pekaitan. Selain Gubri, panen raya itu juga turut dihadiri Danrem 031/WB, Kapolda Riau, dan Kadistan propinsi Riau.

    Syamsuar mengatakan kalau sektor pertanian di rokan baru pesisir terjadi peningkatan. "Di Rohil selain kecamatan Rimba Mintang, Pekaitan juga memiliki potensi yang besar disektor pertanian," Katanya.

    Dengan meningkatnya hasil petanian, tentunya perekonomian masyarakat sejahtera. Namun demikian, Ia meminta masyarakat untuk tidak bergantung dengan satu komoniti saja. "Selain padi dan semangka kan ada tanaman lainnya seperti keladi ungu dan lain sebagainya," Ujar Syamsuar.

    Di Rohil kata Syamsuar sudah ada buah keladi ungu yang diekspor keluar negeri seperti Malaysia dan Singapore. Selain dari itu sektor perikanan berupa kerang juga sudah ada yang diekspore ke Thailand.

    Ia juga mengharapkan kepada Kodim 0321/rohil terutama Babinsa untuk menggalakkan bagaimana masyarakat senang dan doyan menanam padi, termasuk jagung. "Saat ini pandemi covid-19 masih ada, sehingga banyak negara yang terimbas. Maka dari itu kita harus kuatkan ketahanan pangan," Ujarnya.

    Sementara itu, Bupati Rohil H Suyatno AMp mengatakan kalau lahan yang ada dikecamatan pekaitan memiliki potensi besar disektor pertanian. Apalagi dulunya Rokan Hilir ini terkenal dengan lumbung padi terbesar di Riau.

    Ia meminta kepada camat dan datuk penghulu agar tidak atau coba-coba menjual lahan pertanian ini. "Pergunakan lahan itu dengan sebaik mungkin dan jangan sampai dipindah tangankan," Pesan Suyatno.

    Dandrem 032/Wb, Brigjen TNI M Syech Ismet SE MHan mengatakan kalau panen raya ini merupakan hari ketiga. Dimana luasan sawah di rokan baru semakin meningkat, ini membuktikan masyarakat ekonominya semakin baik dan sejahtera.

    Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari pemangku yang ada dirokan baru pesisir, babinsa dan bhabinkamtibmas. "Babinsa kita minta untuk membuat semacam inovasi baru untuk masyarakat agar perekonomian meningkat dan sejahtera," Pinta Dandrem.  

    Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIk, MSi mengatakan, beras hasil pertanian masyarakat ini harganya ditampung oleh Bumdes Mekar Sari Jaya Rokan baru pesisir seharga Rp11.500/kilogramnya. "Ini merupakan harga tertinggi dari beras bulog, apalagi beras dipekaitan ini ladang khusus," Katanya.

    Ia menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan apa yang sudah di miliki saat ini. "Jaga produktifitas, karena harga yang direbutkan itu ada tiga hal yakni Produksi, Distribusi dan Stok," Tuturnya.

    Terpisah, Babinsa Rokan Baru Pesisir, Koptu Sugianto mengatakan kalau panen raya ini luasnya 351 hakter yang terdiri dari 1 hakter semangka dan 350 ha padi. Untuk hasilnya, semangka itu sebanyak 15 Ton dan Padi 1.000 ton.

    Untuk lahan pertanian padi luas lahan yang dimiliki seluas 600 hakter, namun yang sudah ditanami baru 350 hakter. "Ini merupakan panen yang ketiga, panen pertama itu luasnya 40 hakter, panen kedua 133 hakter dan sisanya pada panen ketiga ini," Kata Koptu Sugianto.

    Dikatakan, untuk jenis padi yang ditanam ada dua jenis yakni Padi lokal dan padi IR. Untuk ladi lokal itu panennya 5 bulan dan padi IR selama 100 hari. "Panen pernah juga gagal dikarenakan faktor alam air pasang dan hama berupa keong," Pungkasnya. (zal)



     
    Berita Lainnya :
  • Dihadiri Gubernur Kapolda Danrem, Rohil Panen Raya Padi 1000 ton dan Buah 15 Ton
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    6 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    7 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Harap Pinta Belasan Tahun
    Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru Resmi Beroperasi
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica