www.beritaintermezo.com
20:41 WIB - Utamakan Pendidikan STEM di Indonesia, PHR Raih Penghargaan Dari Kemendikbudristek | 13:46 WIB - SF Hariyanto Minta OPD Tingkatkan Capaian SAKIP | 13:03 WIB - Semarak HPN 2024, Sepuluh Grup Randai Hibur Masyarakat Kuansing | 11:30 WIB - Dharma Karya Kencana Perkuat Komitmen Nusalima Medika Cegah Stunting dan Wujudkan KB | 07:53 WIB - Bungkam Inggris, Spanyo Juarai Euro 2024 | 07:34 WIB - Sesuai Janji Bupati, Pemkab Rohil Hadirkan Tower Seluler di Dua Kepenghuluan
Laudia Cinta Bella, Jahit Indahnya Masa Depan Lewat Vokasi PHR
Selasa, 25-06-2024 - 13:31:17 WIB
Laudia Cinta Bella saat menjahit baju pesanan konsumen di Bagan Siapiapi, Rokan Hilir, Riau usai menjalani pelatihan menjahit pada Program Penguatan Vokasi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) angkatan 2022.
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru (Beritaintermezo.com)-Tiga tahun lalu, Laudia Cinta Bella limbung dengan masa depannya usai menamatkan bangku sekolah menengah atas (SMA) di kota Kelahirannya Bagan Siapiapi. Pandemi Covid-19 Ketika itu masih menjadi momok menakutkan untuk beraktivitas di luar rumah.

Sempat berniat melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah, namun rencananya gagal karena terbentur biaya. Sedangkan kesempatan bekerja untuk lulusan SMA sangat tipis, ekonomi melambat efek pagebluk melanda dunia.

Setahun lamanya usai tamat sekolah hanya dimanfaatkan untuk mencari kerja, namun tidak satupun ada panggilan.

"Saya lulus SMA saat pandemi Covid-19 sedang maraknya. Sudah buat lamaran kerja di sana-sini namun tidak ada nama saya yang keluar, " kata Laudia, mengisahkan perjalanan hidupnya usai tamat sekolah tahun 2021 lalu.

Tahun 2022, Perempuan 21 tahun ini mulai menemukan titik terang saat mendapat informasi adanya Program Penguatan Ekosistem Vokasi berupa Pelatihan Keterampilan Menjahit digelar PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang berkolaborasi dengan Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Dinas Tenaga Kerja Rokan Hilir.

Tidak melewatkan kesempatan, Laudia bersama sejumlah temannya ikut mendaftkarkan diri sebagai peserta pelatihan menjahit yang diampu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) SBMB Mandiri.

"Begitu mendapat kabar adanya pelatihan menjahit, kami langsung mendaftar dan itu tidak dipungut biaya alias gratis," tuturnya.

Saat pelatihan, Laudia ditempa meningkatkan keterampilan menjahit: mulai dari mengenal alat, belajar rumus pembuatan pola, cara mengukur badan untuk pakaian, teknik memotong kain hingga menjahit dasar. Iklim belajar banyak melahirkan interaksi, baik mentor maupun para peserta sehingga terjalin kekompakan satu sama lain.

Didampingi instruktur yang ahli dibidangnya, Laudia merasa banyak mendapatkan ilmu dan kian percaya diri mendalami keterampilan menjahit.

"Setiap pekannya, kami ditantang untuk menyelesaikan satu project jahitan pakaian pria maupun wanita sehingga keterampilan menjahit semakin meningkat," tuturnya.

Tidak butuh waktu lama mengasah kemampuan, Laudia langsung memberanikan diri membuka usaha menjahit dari rumah. Tekadnya yang begitu besar, mengalahkan kondisi  yang serba terbatas. Bermodal Rp2 Juta yang dipinjam dari kakak (abang)nya, Laudia membeli satu unit mesin jahit manual.

Dengan alat seadanya, Laudia mulai menerima pesanan jahitan baju pria dan wanita dari warga-warga sekitar. Setahun berjalan, usaha menjahit yang ditekuninya mulai mendapat tempat di mata masyarakat.

Laudia mulai kebanjiran orderan seragam keluarga, baju kurung melayu hingga pakaian dinas harian (PDH) pegawai pemerintahan.

"Saya juga menerima jahitan seragam sekolah. Dan alhamdulillah sebelumnya juga sudah menyelesaikan seragam kelompok drumband anak sekolah," tuturnya.

Tidak cukup sampai disitu, Laudia mulai memanfaatkan media sosial facebook dan Instagram untuk mempromosikan produk. Dengan memanfaatkan pasar digital, produknya mulai dikenal masyarakat luas.

"Tidak hanya dari warga sekitar, saat ini saya juga sudah punya langganan dari Kota Dumai," tuturnya.

Usaha menjahit yang dibangun dari rumah ini perlahan mulai memberikan dampak ekonomi bagi Laudia. Dalam sebulan, Laudia mampu meraup omset  sebesar Rp3 juta perbulan. Penghasilannya bisa meningkat dua kali lipat saat hari hari raya Idulfitri dan hari besar lainnya.    

Perlahan namun pasti, Laudia juga telah membeli satu unit mesin jahit obras hasil dari kerja kerasnya.

"Alhamdulillah, usaha menjahit bisa membantu perekonomian keluarga di rumah, " tuturnya.

Laudia beterima kasih kepada PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bekerja sama dengan PCR dan Dinas Tenaga Kerja Rokan Hilir yang telah memberikan kesempatan untuknya mengikuti Program Penguatan Vokasi berupa pelatihan menjahit angkatan 2022 lalu. Ia menilai pelatihan keterampilan menjahit lewat penguatan vokasi ini telah membuka harapan untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah.

"Terima kasih kepada PHR, PCR dan Dinas Tenaga Kerja serta instruktur LPK SBMB Mandiri atas ilmu, keterampilan menjahit yang sudah diberikan kepada saya dan teman-teman lainnya. Meski saya tidak sempat mengenyam bangku kuliah, tapi saya sangat bersyukur bisa membantu perekonomian keluaga dari hasil menjahit iniini, " ucapnya.

Corporate Secretary PHR WK Rokan Rudi Ariffianto turut bangga atas pencapaian dan kerja keras Laudia Cinta Bella yang merupakan salah satu peserta Program Penguatan Vokasi PHR. Program vokasi merupakan bagian dari kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PHR dalam mengembangkan kompetensi masyarakat. Para peserta dibekali keterampilan dalam bentuk pelatihan dan sertifikasi agar dapat bersaing di dunia kerja hingga mampu berwirausaha.

"Selain berfokus pada operasi yang unggul dan selamat, PHR menaruh perhatian serius terhadap pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini, kami memberikan dukungan bagi generasi muda lewat vokasi dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam menciptakan entrepreneur-enterpreneur baru atau sebagai persiapan memasuki persaingan dunia kerja," katanya.***



 
Berita Lainnya :
  • Laudia Cinta Bella, Jahit Indahnya Masa Depan Lewat Vokasi PHR
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    5 Harap Pinta Belasan Tahun
    Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru Resmi Beroperasi
    6 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    7 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    10 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica