www.beritaintermezo.com
16:16 WIB - Fungsi Media Online Belum Maksimal | 13:22 WIB - Dirintelkam Polda Riau Bagi-Bagi Sembako ke Petugas Kebersihan Jalan Kota Pekanbaru | 11:46 WIB - Cara Kapolres Menyapa dan Mendengar Keluh Kesah Masyarakat | 09:40 WIB - Nusapro, Inovasi Milenial PTPN V "Pengawal" Produktivitas Berkelanjutan | 07:02 WIB - DPRD Rohil Apresiasi Terbentuknya Forum Silaturahmi Pelaku Sejarah | 07:00 WIB - Demi Kesehatan, Pj Wako Muflihun Minta Warga Pekanbaru Tidak Keluar Kota Saat Natal dan Tahun Baru
Sosialisasi Perbup Kampar Nomor 32 Tahun 2020, Kampar Sangat serius Cegah Stunting
Rabu, 01-07-2020 - 08:25:45 WIB

TERKAIT:
   
 

Kampar (Beritiantermezo.com)-Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH Hadiri Sosialisasi Peraturan Bupati Kampar Nomor 32 Tahun 2020 Peran Desa Dalam Penurunan Stunting Terintegrasi Kecamatan Kampar Kiri Hilir di desa Mentulik. Selasa ((30/6)

Bupati Kampar dalam arahannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Kampar sangat serius dalam pencegahan penanganan Stunting di Kabupaten Kampar.

"Ada beberapa desa yang sudah saya tetapkan melalui peraturan Bupati, ditahun 2019 ada 10 desa dan sudah tuntas 7 desa, di tahun 2020 ini ada 17 desa yang ditunjuk oleh Pemerintah pusat,"ujar Catur

Bupati Kampar meminta para Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang sudah terbentuk agar dapat bekerja membantu pemerintah Desa dalam memfasilitasi masyarakat Desa dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi pembangunan sumberdaya manusia di Desa, sedangkan Kepala desa menganggarkan dari dana desa untuk berbagai langkah dalam penanggulangan dan pencegahan stunting ini seperti pendirian posyandu serta mensosialisasikan tentang langkah-langkah pencegahan stunting kepada masyakat.

"Para kader, kepala desa maupun pendamping desa secara bersama-sama fokus dalam penanganan Stunting ini, kita semuanya baik masyarakat, mau0un pemerintah harus peduli dengan pencegahan stunting," lanjut Catur lagi

Selain itu Bupati Kampar memaparkan bahwa Stunting atau sering kita dengar dengan anak kerdil, kenapa anak yang lahir menjadi kerdil, ini harus menjadi perhatian kita, 1000 hari pertama kehidupan si anak harus mendapatkan tindakan yang baik dan sehat sehingga ketika sampai 2 tahun setelah kelahiran si anak mengalami pertumbuhan yang normal.

Bupati Kampar menjelaskan yang dimaksud dengan 1000 hari kehidupan yakni semenjak dalam kandungan hingga berusia 2 tahun.

"Di beberapa desa yang saya temui terkadang persoalannya bukan hanya itu, tetapi kita menikah sebelum waktunya, kadang 15, 16 tahun sudah nikah, ini juga harus menjadi perhatian kita dan saya berharap kedepan ini tidak lagi stunting di Kabupaten Kampar," ujar Catur

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa Kabupaten Kampar Febrinaldi Tridharmawan, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten kampar Dedi Sambudi, Camat Kampar Kiri Hilir Salman Jamaluddin, para pendamping desa, Kader KPM dan tokoh masyarakat.***(int1)



 
Berita Lainnya :
  • Sosialisasi Perbup Kampar Nomor 32 Tahun 2020, Kampar Sangat serius Cegah Stunting
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Harap Pinta Belasan Tahun
    Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru Resmi Beroperasi
    6 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    7 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    8 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    9 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    10 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica