Pekanbaru (BIC)-Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN IV Regional III menjadi penopang penting bagi keberlangsungan UMKM peternakan ayam petelur di tengah kenaikan harga pakan dan gangguan distribusi bahan baku.
Salah satu penerima manfaat, Khairul Anhar, peternak ayam petelur asal Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, mengaku bantuan tersebut membantunya bertahan menjaga produksi telur untuk pasar lokal Pekanbaru dan sekitarnya.
"Biaya pakan terus naik, sementara harga jual telur relatif stagnan. Bantuan ini sangat membantu agar usaha tetap berjalan," ujarnya.
Ia menyebutkan, pasokan bahan pakan dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat turut terganggu akibat banjir, sehingga menekan peternak kecil. Tanpa dukungan, UMKM peternakan berisiko berhenti produksi dan berdampak pada ketersediaan pangan lokal.
Dengan dukungan TJSL PTPN IV Regional III, Khairul optimistis dapat mempertahankan usaha sekaligus merencanakan pengembangan secara bertahap guna memperkuat pasokan protein hewani masyarakat.
Ia pun mengapresiasi peran PTPN IV Regional III yang dinilainya hadir di saat UMKM membutuhkan dukungan nyata, bukan hanya sekadar bantuan sesaat.
“Bantuan ini bukan hanya membantu modal, tapi juga menjaga agar usaha kecil seperti kami tetap hidup dan bisa berkontribusi pada ketahanan pangan,” ujarnya.
Atas dukungan tersebut, Khairul menyampaikan terima kasih kepada PTPN IV Regional III yang telah memberikan perhatian kepada pelaku UMKM peternakan.
"Terima kasih kepada PTPN IV Regional III. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga ke depan semakin banyak UMKM peternakan yang bisa diperkuat agar ketahanan pangan lokal tetap terjaga," pungkasnya.***