Tanjung Balai Karimun (BIC)-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi menandatangani nota kesepakatan (MoU) dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) guna memperkuat pengelolaan pelabuhan serta meningkatkan pelayanan penumpang jelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Penandatanganan berlangsung di Kantor Pelindo Tanjung Balai Karimun, Senin (02/03/2026), antara Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, dan General Manager Pelindo Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama.
Kesepakatan meliputi pengelolaan pelayanan Pelabuhan Tanjung Harapan serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan tanah Pasar Modern Pelabuhan Selatpanjang.
Kerja sama ini menjadi pijakan awal pengelolaan terminal yang lebih komprehensif dan profesional ke depan.
Joni Hutama menegaskan komitmen Pelindo dalam meningkatkan kualitas layanan, termasuk transformasi Terminal Tanjung Harapan agar semakin representatif.
Tahun 2026, investasi difokuskan pada penataan koridor, ponton, area parkir, penambahan genset, ruang kargo (trestle), ruang tunggu, hingga penyediaan air minum gratis bagi penumpang.
Bupati Asmar menilai kerja sama ini langkah strategis bagi daerah kepulauan seperti Meranti yang sangat bergantung pada transportasi laut.
Asmar mengusulkan pembangunan turap di sekitar Terminal Tanjung Harapan untuk mempercantik kawasan pesisir sekaligus membuka peluang pengembangan pujasera dan ruang publik.
Ia juga mendorong koordinasi lanjutan terkait pengelolaan Pasar Modern, dukungan akses jalan masuk, serta optimalisasi kerja sama dengan BUMD guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, Terminal Tanjung Harapan merupakan ikon Kepulauan Meranti dan wajah pertama daerah bagi penumpang dari Batam, Tanjungpinang, Dumai, Bengkalis hingga Pekanbaru.
Pelindo juga menegaskan komitmennya membuka peluang investasi bersama, termasuk pengelolaan parkir, penambahan fasilitas ruang tunggu ber-AC, serta penyerapan tenaga kerja lokal untuk kebersihan dan pengelolaan sampah.
MoU ini diharapkan menjadi tonggak baru kolaborasi Pemkab Meranti dan Pelindo dalam memperkuat konektivitas maritim, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir secara berkelanjutan.***(filin)
