Tes Urine di Kantor Camat Bantan Temukan 3 Pegawai Positif Narkoba

Jumat, 17 April 2026 | 10:35:35 WIB

Bengkalis (BIC)-Dalam upaya menciptakan birokrasi bersih dan bebas dari pengaruh narkotika, Polres Bengkalis melalui Satuan Reserse Narkoba melaksanakan tes urine massal di lingkungan Kantor Camat Bantan, Kabupaten Bengkalis, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini digelar berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta sebagai tindak lanjut permohonan resmi dari pihak Kecamatan Bantan dengan Nomor: 005/SET/IV/2026.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis, AKP Tidar Laksono, menjelaskan bahwa tes urine ini bukan sekadar penegakan hukum, melainkan upaya deteksi dini dan edukasi bagi seluruh aparatur.

"Ini adalah langkah preventif. Kami ingin memastikan lingkungan pemerintahan benar-benar bersih dari penyalahgunaan zat berbahaya agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal," ujar Tidar.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Soekarno Hatta ini dimulai pukul 08.00 WIB dan turut dihadiri Camat Bantan Aulia Fikri serta Kapolsek Bantan IPTU Iskandar.

Total terdapat 60 orang pegawai yang mengikuti pemeriksaan. Dari hasil tes yang dilakukan, ditemukan fakta di mana 3 orang pegawai terkonfirmasi positif mengandung zat Methamphetamine dan Amphetamine dengan inisial R, B, dan D.

Terhadap temuan tersebut, pihak kepolisian akan memproses lebih lanjut sesuai aturan hukum yang berlaku dan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan selanjutnya.

Sementara itu, Camat Bantan, Aulia Fikri, menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap operasi ini. Menurutnya, langkah tegas ini diperlukan untuk menjaga integritas dan kedisiplinan ASN di wilayahnya.

"Kami sangat mendukung upaya pemberantasan narkoba. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa dilakukan rutin agar semua pihak semakin sadar akan bahaya narkoba dan terus menjaga nama baik institusi," tegasnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif serta menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memerangi narkoba di lingkungan pemerintahan.***

Terkini