Catut Nama Bupati Irwan, Bonny Nofriza, SH, MH Angkat Bicara

Sabtu, 05 Desember 2020 | 10:38:58 WIB

Meranti  (Beritaintermezo.com)-Pengacara Bupati Kepulauan Meranti, Bonny Nofriza, S.H,M.H, Sabtu  (06/12/2020) menjelaskan kepada media ini terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Sani Alwi cs, kasusnya saat ini sedang di proses secara hukum di Polres Kepulauan Meranti. Adapun terkait pemberitaan yang menyebar melalui media online mau pun media cetak dapat di pastikan itu semua merupakan pengakuan atau pembelaan dari Sani cs saja. Bukti fakta yuridis saat ini laporan pencemaran nama baik terhadap Bupati Kepulauan Meranti sedang di proses hukum di Polres Kepulauan Meranti.

"Terakhir kita mendapatkan informasi perkembangan kasusnya sudah masuk tahap Penyidikan selanjutnya pemberkasan dan akan dilimpahkan ke Kejaksaan, yang berarti bahwa pencatutan nama Bupati Kepulauan Meranti dalam kasus tersebut merupakan pelanggaran hukum," kata Bonny.

Dikatakan Bonny, terkait kronologis peristiwa tentu hal tersebut telah tertuang dalam BAP/ berkas acara pemeriksaan oleh pihak kepolisian yang menerangkan peran masing masing pelaku dugaan tindak pidana tersebut yang pada kesimpulan nya klien kami Bupati Kepulauan Meranti Drs.Irwan Nasir M.Si sangat dirugikan atas pencatutan nama dan perbuatan Sani cs tersebut.

"Kita dalam proses penegakan hukum selalu melihat aspek Yuridis bukan berdasarkan opini semata, terkait melaporkan Bupati ke KPK, LPSK itu adalah demi kepentingan pembelaan dan pencitraan Sani Cs saja, masing masing lembaga tersebut mempunyai aturan baku tertulis dalam hal menyikapi persoalan yang mereka tangani sementara dugaan tidak pidana yang dilakukan oleh Sani Cs ini bukanlah ranah kewenangan dari lembaga lembaga tersebut, oleh sebab itu karena kami melihat dari sisi aspek hukum ini adalah hal mengalihkan isu dan pencitraan yang dibuat oleh Sani Cs  karena hal tersebut tidak didukung oleh bukti bukti hukum dan fakta fakta Yuridis yang sebenarnya," terang Bonny

Adapun terkait masyarakat sebagai korban tindak pidana pada pemberitaan sebelum nya disuruh untuk tenang dan diam oleh Sani Cs, kami menghimbau untuk segera melaporkan perihal korban dugaan tindak pidana penipuan yang saudara alami kepada aparat penegak hukum karena dengan demikian hukum bisa ditegakkan dan keadilan bagi saudara bisa dicapai,  jangan percaya lagi dengan bujuk rayu untuk terus tetap diam.

"Sekali lagi kami menghimbau kepada seluruh para korban dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh Sani cs untuk segera melaporkan hal tersebut kepada penegak hukum untuk mendapatkan keadilan bagi para korban tersebut. Terangnya.

Dengan demikian, biarkan nanti proses hukum yang akan menjawab secara terang benderang seluruh tudingan yang selama ini tidak benar yang diberitakan kepada Bupati Kepulauan Meranti Drs.Irwan M.Si. (karim)

Terkini