www.beritaintermezo.com
16:16 WIB - Fungsi Media Online Belum Maksimal | 13:22 WIB - Dirintelkam Polda Riau Bagi-Bagi Sembako ke Petugas Kebersihan Jalan Kota Pekanbaru | 11:46 WIB - Cara Kapolres Menyapa dan Mendengar Keluh Kesah Masyarakat | 09:40 WIB - Nusapro, Inovasi Milenial PTPN V "Pengawal" Produktivitas Berkelanjutan | 07:02 WIB - DPRD Rohil Apresiasi Terbentuknya Forum Silaturahmi Pelaku Sejarah | 07:00 WIB - Demi Kesehatan, Pj Wako Muflihun Minta Warga Pekanbaru Tidak Keluar Kota Saat Natal dan Tahun Baru
Terapkan BLUD di Puskesmas, Petugas Sejahtera Masyarakat Sehat
Kamis, 06-10-2022 - 20:52:33 WIB
Plt Bupati Kuansing Suhardiman Amby didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zainal arifin dan Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru (Beritaintermezo.com)-Semangat 'Datuk' begitu masyarakat memanggilnya sangat luar biasa untuk menjadikan Kota Jalur menuju daerah yang hebat dan menjadi tujuan percontohan baik dalam pengelolaan sumber daya manusia, sumberdaya alam, kesehatan terutama dengan perekonomian yang kuat. Sebagai kepala daerah, dia juga membuat konsep yang sangat luar biasa dimana pemerintahan yang sudah berusia dua puluh tiga tahun tersebut akan menjadikan "Dari Kuansing Untuk Provinsi Riau, Dari Kuansing Untuk Indonesia, Dari Kuansing Untuk Seluruh Lapisan Masyarakat di Nusantara".

Jam menunjukkan tepat di angka delapan tepat pada Senin (3/10/2022), bus yang ditumpangi rombongan Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Riau perlahan meninggalkan kantor PWI di Jalan Arifin Ahmad sebagai titik kumpul. Dengan kecepatan diangka empat puluh, bus terus berjalan menuju arah selatan Provinsi Riau.

Satu persatu perkampungan, desa dan kecamatan dilewati disepanjang jalan lintas timur. Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam, sampailah di wilayah tujuan. Gapura Selamat datang menyambut pertanda  telah sampai di Kabupaten Kuantan Singingi yang dikenal dengan kota jalur.

Dari dalam bus terlihat sejauh mata memandang, betapa baiknya Tuhan sang Pencipta. Memberikan sumber daya alam yang subur terhadap Kabupaten Kuantan Singingi. Kiri kanan sepanjangan perjalanan hanya terlihat Perkebunan kelapa sawit yang hijau.

Hijaunya pemandangan selama perjalanan, tidak terasa tibalah di Kota Jalur, Kabupaten yang akan merayakan Hari Ulang Tahun ke-23 ini pada 12 Oktober 2022 nanti.

Rombongan disambut dengan ramah tuan rumah di pendopo rumah dinas Bupati. Terlihat para pejabat daerah, masyarakat sedang berkumpul disana. Dari spanduk dan beground yang tertempel di dinding, ternyata Bupati Kuansing benama Drs Suhardiman Amby bersama kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau H Zainal Arifin dan Kepala Dinas Kesehatan Kuansing Jefrinaldi baru saja melauncing Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk 25 Puskesmas se-Kabupaten Kuansing.

Selamat datang para jurnalis se Provinsi Riau, ujar Jefrinaldi Ketua Panitia HUT ke-23 Kabupaten Kuansing sekaligus kepala Dinas Kesehatan menyambut para wartawan dari berbagai media yang baru tiba di kediaman bupati Kuansing. Sambutan tersebut sekaligus meminta para pejabat, kepala Organisasi Perangkat Daerah  (OPD), kepala puskesmas untuk tetap diruangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing Drs Suhardiman Amby didampingi kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau mulai menjelaskan konsep dan programnya. Di HUT ke-23 Kabupaten Kuansing yang mengambil Tema "Kuansing Hebat, Ekonomi Kuat" menjadi awal untuk menjadikan Kabupaten Kuansing yang betul-betul hebat dan ekonomi masyarakat kuat.

Dimulai dari kesehatan, pemerintahan yang dipimpin mantan anggota legislatif Provinsi Riau dua periode ini  menjadikannya sebagai tonggak. Pemerintahaan ini akan menjadikan Kuansing sebagai rujukan kesehatan nusantara.

Tak tanggung-tanggung, untuk menjadikan Kuansing hebat pemerintah menganggarkan dana dari APBD untuk menyekolahkan putra-putri terbaik Kuansing menimba ilmu diberbagai universitas. Diawali kerjasama dengan universitas Riau, pemerintah Kuansing menyekolahkan sepuluh orang menjadi dokter untuk membangun kesehatan dan menjadikan Kuansing Sehat.
Salah satu puskesmas di Kuansing yang menerapkan Pelayanan BLUD

Universitas Riau merupakan salah satu perguruan tinggi yang dijalin kerjasama. Selain untuk tenaga kesehatan, pemerintah juga menganggarkan biaya untuk menyekolahkan putra-putri daerah dibidang lainnya, baik itu SDM, ahli kebun sampai ahli kimia.

"Nanti akan kita sekolahkan, sekarang baru dibidang kesehatan, karena kita akan mulai dari kesehatan dulu sebagai tonggak dari program Kuansing Hebat, Ekonomi kuat. Kita juga akan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi ternama di Indonesia untuk mensukseskan program  tersebut," katanya.

Selain di Perguruan tinggi dalam negeri, untuk kebutuhan menunjang program pemerintah pihaknya juga akan menyekolahkan putra-putri kuansing untuk kuliah ke luar negeri. Namun dengan komitmen yang benar-benar untuk membangun daerah. Pihaknya tidak ingin  menyekolahkan keluar negeri, namun setelah selesai kuliah bekerja di negeri orang.

 "Kita menginginkan putra-putri Kuansing yang berkomitmen, kita kuliahkan Keluar negeri namun harus kembali ke daerah dan membangun daerah untuk mensukseskan program Kuansing Hebat ini," tambah Suhardiman.

Menjadikan Kuansing Hebat, Ekonomi Kuat untuk tahap awal, pemerintah fokus utama dibidang kesehatan. Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan tercapainya Universal Helath Converage (UHC) -Sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan-pemerintah Kuansing menyiapkan aplikasi yang memudahkan masyarakat   untuk mendapat pelayanan. Aplikasi dimaksud yaitu AKU_SIGAP, aplikasi pelayanan secara online. Dengan Aplikasi ini, semua pelayanan dipuskesmas akan terkontrol oleh dinas kesehatan.

Untuk menunjang itu juga, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas kesehatan Zainal Arifin menetapkan penerapan Badan Layanan umum Daerah (BLUD) untuk 25 Puskesmas di seluruh Kabupaten Kuantan Singingi.

"Dari sinilah kita mengawali Kuansing Hebat, Ekonomi Kuat akan terwujud nantinya. Karena kita memfokuskan dulu melalui pelayanan kesehatan," ujar Datuk.
Kadiskes Kuansing Jefrinaldi saat menerangkan Pelayanan BLUD di Puskesmas

Dengan penerapan BLUD di seluruh puskesmas, maka pelayanan kesehatan terhadap masyarakat menjadi 24 jam. Artinya, pelayanan yang diterapkan oleh dinas kesehatan Kuansing meningkat dari pelayanan sebelumnya. Dimana sebelum menetapkan BLUD, pelayanan 24 jam hanya ada di Rumah Sakit dan puskesmas rawat inap. Sedangkan mulai sekarang, seluruh pelayanan kesehatan di puskesmas harus optimal.

"Kita tidak ingin mendengar lagi ada masyarakat yang tidak terlayani kesehatannya, atau harus berobat ke luar Kuansing oleh karena tidak maksimal pelayanan kesehatan. Sebaliknya kita ingin menjadikan Kuansing sebagai daerah rujukan pelayanan kesehatan secara nasional," kata Plt Dinas Kesehatan Kuansing Jefrinaldi.

Saat ini Kuansing kata Plt Bupati Suhardiman Amby baru mencapai 80,7 persen UHC, sementara standar nasional harus 95 persen. Dengan penerapan BLUD di Puskesmas, maka pihaknya optimis pencapaian UHC sampai 95 persen. Sehingga pelayanan kesehatan masyarakat akan tercapai diseluruh nusantara. Dengan  pencapaian tersebut, dimanapun masyarakat Kuantan Singingi akan terlayani kesehatan diseluruh nusantara, dan program Kuansing Hebat terwujud.

Untuk mencapai harapan tersebut dan mewujudkan program Kuansing Hebat, pemerintah daerah tentu menganggarkan pembiayaan sesuai dengan peraturan pemerintah yang harus menganggarkan bidang pelayanan kesehatan 10 persen dari APBD. Anggaran inilah yang akan mencapai dan mewujudkan program-program kesehatan pemerintah daerah.

Bidang kesehatan merupakan ruas kecil menuju Kuansing Hebat, Ekonomi Kuat. Maka pelayanan yang kuat akan melayani seluruh masyarakat dengan maksimal secara kesehatan. Nantinya pada puncak pelayanan tidak ada lagi pelayanan tidak berkeadilan.

"Kedepannya dengan pencapaian UHC 95 persen, maka nantinya dimana pun masyakarat Kuansing akan dilayani kesehatan diseluruh nusantara," tegas Suhardiman.

Bupati Berhasil Terapkan BLUD

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau H Zainal Arifin mengapresiasi Plt Bupati Kuansing Suhardiman Amby. Ia menilai, ide-ide Plt Bupati dapat terlaksana dengan cepat. Pertama berhasil menerapkan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dibarengi dengan pelayanan digital yang baru di launcing yaitu AKU_SIGAP sebagai penunjang pelayanan.

"Pelayanan secara digital ini memang aturan dari pusat, namun pemerintah Kabupaten Kuansing dapat mewujudkannya dengan cepat. Pemkab Kuansing salah satu kabupaten di Riau yang menerapkan BLUD dan pelayanan digital. Ini tentunya mengawali mimpi dan program kepala daerah," ujar Zainal.
Para kepala puskesmas se Kabupaten Kuansing

BLUD ini kata Kadiskes Riau akan mempercepat pelayanan kesehatan diseluruh puskesmas. Dengan BLUD ini  dibarengi pelayanan digital maka pelayanan akan terkoneksi dan semakin cepat pelayanan kesehatan terhadap masyrakat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cerenti Mona Amelisita SIKM menyambut baik dengan diterapkannya BLUD di puskesmas yang dia pimpin. Sebab, dengan BLUD ini katanya akan mempercepat proses pencairan yang berimbas kepada peningkatan pelayanan.

Dengan penerapan BLUD  ini juga akan dapat menambah kesejahteraan petugas. Karena dapat dengan cepat melakukan pencairan keuangan dan menambah pelayanan sesuai dengan kebutuhan tanpa melalui sistem keuangan daerah.

Selama ini, sistem pelayanan keuangan daerah menyebabkan kurang maksimalnya pelayanan kesehatan terhadap masyrakat. Karena anggaran yang akan dipakai sangat lambat proses pencairannya.

"Dengan penerapan BLUD ini Kami selaku petugas kesehatn tentu sangat senang , karena nantinya program-program kesehatan dapat ditingkatkan lagi disetiap puskesmas," ujar Mona.

Selain penerapan BLUD di Puskesmas dan sistem pelayanan digital, petugas kesehatan juga lebih ditingkatkan kedisplinan. Hal ini untuk menunjang pelayanan dengan maksimal. Sesuai dengan aturan waktu masuk dan pulang kerja harus tepat waktu. Tidak bisa terlambat, yang menyebabkan pelayanan terhadap masyrakat kurang maksimal.

"Koordinasi kepala daerah dan dinas kesehatan terus ditingkatkan dengan penekanan kedisplinan untuk lebih meningkatkan pelayanan, harus meningkatkan mutu pelayanan. Tidak ada lagi masyarakat yang berobat tidak terlayani atau tidak ada petugas," katanya.***(jin)



 
Berita Lainnya :
  • Terapkan BLUD di Puskesmas, Petugas Sejahtera Masyarakat Sehat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Harap Pinta Belasan Tahun
    Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru Resmi Beroperasi
    6 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    7 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    8 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    9 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    10 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica