Pekanbaru (BIC)-PTPN IV Regional III, entitas di bawah naungan Sub Holding PTPN IV PalmCo yang beroperasi di Provinsi Riau, menutup tahun 2025 dengan kinerja operasional yang solid.
Sepanjang tahun ini, entitas yang sebelumnya dikenal sebagai PTPN V itu berhasil mencatatkan kinerja operasional tertinggi sepanjang berdiri, baik dari sisi produksi tandan buah segar (TBS), produktivitas kebun, hingga capaian produksi crude palm oil (CPO).
Dari sisi on-farm, kebun inti PTPN IV Regional III membukukan produksi TBS sebesar 1,6 juta ton, tumbuh 5,4 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang tercatat 1,54 juta ton.
Tak hanya meningkat secara volume, produktivitas TBS juga mencetak rekor dengan capaian 24,07 ton per hektare, melonjak signifikan dibandingkan produktivitas tahun 2024 sebesar 21,73 ton per hektare.
Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari konsistensi, kedisiplinan operasional, serta kerja keras seluruh insan Regional III dalam menjalankan strategi perusahaan.
“Alhamdulillah, berkat arahan dan masukan dari Direktur Utama PalmCo Bapak Jatmiko Santosa, pertumbuhan kinerja operasional tahun ini dapat kita capai secara signifikan,” kata dia di sela pengawalan produksi akhir tahun 2025.
Tak hanya mencatatkan kinerja positif di sisi kebun, penguatan kinerja juga tercermin pada sisi off-farm.
Sepanjang 2025, 12 pabrik kelapa sawit (PKS) PTPN IV Regional III mengolah total 2,62 juta ton TBS. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,62 juta ton berasal dari kebun inti, sementara sekitar 1 juta ton diserap dari petani plasma dan mitra.
SEVP Operation Sori Ritonga menambahkan bahwa PKS PTPN IV Regional III sejak awal dirancang tidak hanya untuk menopang kebutuhan internal, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekosistem sawit rakyat dengan menampung dan mengolah buah sawit petani di Bumi Lancang Kuning.
Dari total TBS yang diolah, PTPN IV Regional III berhasil memproduksi sekitar 575 ribu ton CPO, meningkat tajam dibandingkan produksi tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 530 ribu ton. Peningkatan ini ditopang oleh penguatan efektivitas dan efisiensi operasional pabrik, yang tercermin dari capaian rendemen CPO sebesar 23,59 persen.
“Alhamdulillah, rendemen CPO tahun ini mencapai 23,59 persen, melampaui target sebesar 23,45 persen dan juga lebih tinggi dibandingkan capaian tahun lalu yang berada di angka 23,28 persen,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada 2025 ini, PTPN IV Regional III untuk pertama kalinya berhasil mencatat produktivitas CPO sebesar 5,68 ton per hektare per tahun. Bahkan, tiga kebun inti mampu menyumbangkan produktivitas CPO di atas 7 ton per hektare, sesuai dengan target yang ditetapkan PalmCo.
Tak berhenti di situ, kinerja positif juga tercermin dari produksi inti sawit. Sepanjang 2025, produksi palm kernel oil (PKO) tercatat mencapai 115 ribu ton, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 106 ribu ton.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama, kolaborasi, dan sinergi seluruh pihak, tahun 2025 dapat kita tutup dengan capaian kinerja yang sangat membanggakan,” demikian disampaikan Sori.***