PTPN IV PalmCo Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Melalui Pengolahan Limbah Sawit

Kamis, 02 April 2026 | 19:22:45 WIB

Kampar (BIC)-Di tengah hamparan kebun sawit yang selama ini identik dengan produksi tandan buah segar, muncul gerakan baru yang memberi warna berbeda, perempuan didorong menjadi motor ekonomi keluarga melalui inovasi olahan sawit bahkan dari limbahnya.

Melalui kolaborasi PTPN IV PalmCo bersama Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir), serta dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Dinas Perkebunan, ratusan peserta mayoritas perempuan dari Kabupaten Kampar dilatih mengolah potensi sawit menjadi produk bernilai ekonomi.

Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menegaskan bahwa sawit bukan sekadar komoditas, melainkan "pohon kehidupan" yang seluruh bagiannya bisa dimanfaatkan.

Dari umbut sawit yang diolah menjadi camilan stik, minyak angin berbasis sawit, hingga kerajinan lidi yang berpotensi menembus pasar ekspor semua membuka peluang ekonomi baru.

"Tidak ada bagian sawit yang terbuang. Semua bisa diolah dan memberi nilai tambah. Di sinilah peran perempuan menjadi sangat penting," ujarnya.

Pelatihan ini tidak hanya membekali keterampilan, tetapi juga membangun kepercayaan diri perempuan untuk masuk ke sektor produktif berbasis rumah tangga. Ketua DPD I Aspekpir Riau, Sutoyo, menilai selama ini petani terlalu fokus pada produksi hulu, padahal hilirisasi justru membuka ruang peningkatan pendapatan.

Dukungan juga datang dari Linda Sitanandra yang menilai program ini sejalan dengan upaya penguatan sektor hilir sawit, serta dari Kepala Dinas Perkebunan Kampar Marahalim yang melihat dampak nyata terhadap peluang ekonomi masyarakat.

Lebih dari sekadar pelatihan, inisiatif ini menjadi langkah strategis: mengubah limbah menjadi berkah, sekaligus mengangkat peran perempuan sebagai pilar ketahanan ekonomi keluarga di kawasan perkebunan.***

Terkini