Delapan Profesor Baru Unri, Dari Mobil Terbang hingga Reformasi Hukum

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:06:59 WIB

Pekanbaru (BIC)-Universitas Riau (Unri) membuka lembaran awal 2026 dengan lompatan akademik. Senin (19/1), Unri mengukuhkan delapan profesor baru yang membawa gagasan besar—mulai dari mobil terbang, inovasi alat kesehatan, hingga kritik tajam terhadap praktik penegakan hukum.

Pengukuhan dipimpin Ketua Senat Unri Prof Dr Ir Zulkarnaini MSi bersama Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MM di Gedung Student Center Unri, Panam, Pekanbaru. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya anggota DPRD Riau Hj Septina Primawati.

Delapan profesor tersebut berasal dari berbagai disiplin strategis. Mereka adalah Prof Ns Bayhakki MKep SpKMB PhD (Keperawatan Medikal Bedah), Prof Dr Nazaruddin ST MT (Kendaraan Masa Depan), Prof Dr Erdianto SH MHum (Hukum Pidana Materil), Prof Ir Eni Yulinda MP PhD (Sosial Ekonomi Perikanan), Prof Ir Mulyadi MPhil (Teknik Budidaya Ikan Sistem Resirkulasi), serta tiga guru besar FKIP yakni Prof Dra Yenita Roza MSc PhD (Kurikulum dan Desain Pembelajaran), Prof Zetra Hainul Putra SSi MSc PhD (Pembelajaran Matematika SD), dan Prof Drs Daeng Ayub MPd PhD (Manajemen Pendidikan).

Rektor Unri Prof Sri Indarti menyampaikan, dengan pengukuhan ini jumlah profesor Unri mencapai 144 orang dari total 1.044 dosen aktif, memperkuat posisi Unri sebagai pusat pengembangan ilmu dan inovasi di Sumatra.

Sejumlah orasi ilmiah para guru besar mencuri perhatian. Prof Eni Yulinda menyoroti pentingnya kepercayaan antara nelayan dan tauke dalam menjaga stabilitas rantai pasok ekspor ikan Riau. Prof Erdianto mendorong evaluasi ulang penafsiran tindak pidana korupsi, khususnya dalam praktik penegakan hukum yang dinilainya kerap menjerat pihak yang tidak menikmati hasil korupsi.

Di bidang kesehatan, Prof Bayhakki memperkenalkan inovasi mobile infusion bag, alat sederhana dan aman untuk menjaga kelancaran infus pasien. Sementara Prof Nazaruddin memaparkan capaian riset kendaraan masa depan, mulai dari mobil listrik hingga prototipe Mobil Terbang Urban Air Mobility skala 1:5.

Pengukuhan delapan profesor ini menegaskan arah Unri tidak hanya mencetak akademisi, tetapi melahirkan solusi nyata bagi persoalan masyarakat, industri, dan masa depan teknologi.***

Terkini