www.beritaintermezo.com
08:27 WIB - APRIL dan APR Kembali Salurkan Ribuan Sembako Kepada Masyarakat | 08:18 WIB - Resmikan Kenaikan Status Musala As-Salam Menjadi Masjid, Bupati : Ini Dambaan Warga Jalan Selamat | 19:33 WIB - PTPN V Salurkan 2.000 Paket Sembako Lebaran | 12:26 WIB - Cegah Penularan Covid-19 Saat Libur Lebaran, Pelayanan Kontak Tidak Langsung Tetap Jadi Prioritas | 12:11 WIB - Pemuda Batak Bersatu Pangkalan Kerinci Bagikan Paket Sembako Kepada Masyarakat | 13:07 WIB - Ditengah Pandemi Covid -19, PT. EDI tetap peduli dengan sesama di bulan suci Ramadhan
Diduga PT IIS Garap Lahan Desa Makmur Selama Dua Periode Tanam
Senin, 22-02-2021 - 16:29:17 WIB

TERKAIT:
 
  • Diduga PT IIS Garap Lahan Desa Makmur Selama Dua Periode Tanam
  •  

    PELALAWAN (Beritaintermezo.com) - Persoalan lahan tanah Desa Makmur yang masuk dalam kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Inti Indo Sawit (IIS) sampai saat ini masih belum menemukan penyelesaiannya.

    Saat Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pelalawan dijabat Sutrilwan, lahan tanah desa tersebut sudah diukur dan luasnya kurang lebih 3 hektar. Tapi saat ini, lahan tersebut malah menyusut menjadi 1,4 hektare bahkan telah ditanami sawit oleh PT. IIS selama dua periode tanam.

    Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Makmur, Suwardi, pada wartawan Senin (22/2/2021). Menurutnya, pada saat mediasi dengan BPN semasa dijabat Sutrilwan dan pihak perusahaan serta Desa, perusahaan mengakui kelebihan HGU kurang-lebih 3 hektare yang memakan lahan tanah desa.

    "Tapi saat Kepala BPN diganti, lahan tanah desa kami yang masuk HGU perusahaan kok hanya 1,4 hektare. Kemudian lahan tanah desa itu sudah pula ditanami sawit oleh perusahaan," katanya.

    Dia mengatakan bahwa memang di masa Kepala BPN saat ini belum ada lagi pengukuran ulang atas lahan tanah desa Makmur yang masuk HGU perusahaan. Padahal pihaknya sudah menyurati BPN pada tangga 10 Agustus 2020 untuk dilakukan pengukuran ulang tanah Desa Makmur yang masuk HGU perusahaan, tapi sampai saat ini belum ada respon dari BPN.

    "Saat Kepala BPN Sutrilwan, kita sudah ukur lahan tanah Desa Makmur tersebut kurang lebih 3 hekatre. Pengukuran kita lakukan tanggal 27 Juni 2019, tapi Kepala BPN sekarang lahan tersebut menjdi 1,4 ha," tandasnya.

    Sambung Suwardi, menurut peta yang diberikan dari kementerian transmigrasi, lahan tersebut merupakan lahan Desa Makmur.

    Ditambahkan kades, saat pertemuan forum RT/RW beberapa minggu lalu di Auditorium Kantor Bupati Pelalawan, pihak perusahaan mengatakan lahan tersebut belum tentu milik Desa Makmur, namun yang menjadi pertanyaan, kenapa pihak perusahaan menanam kembali pohon sawit dilahan tersebut.

    Terpisah, Humas PT. IIS, Ibrahim Pane, dikonfirmasi soal ini menyatakan ketidaktahuannya. Dia malah menyuruh untuk konfirmasi langsung ke Pak Taufik karena beliau mungkin lebih paham dengan persolan ini. (Tom)



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga PT IIS Garap Lahan Desa Makmur Selama Dua Periode Tanam
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    6 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    7 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    8 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Harap Pinta Belasan Tahun
    Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru Resmi Beroperasi
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica