www.beritaintermezo.com
10:12 WIB - Panitia HPN 2020 Terbitkan Buku, Wartawan PWI Riau Diharapkan Berpartisipasi | 07:52 WIB - Bupati Rohul Resmikan Stadion Mini dan Melantik Anggota BPD Sangkir Indah | 07:49 WIB - Besok, 34 Pejabat Pratama Bengkalis Dievaluasi | 07:43 WIB - Penghulu Tidak Boleh Egois Dan Harus Intropeksi Diri | 07:31 WIB - Ardiansyah Ditetapkan Jadi Ketua DPRD Meranti | 07:13 WIB - PT RAPP Raih Stand Terbaik Pelalawan Expo, Program School Improvement Diminati Pengunjung
Gubri Tetapkan Status Darurat Pencemaran Udara, Sekolah Diliburkan Sampai 30 September
Senin, 23-09-2019 - 16:09:23 WIB
Mas Irba, Kabag Humas Pemko Pekanbaru
TERKAIT:
 
  • Gubri Tetapkan Status Darurat Pencemaran Udara, Sekolah Diliburkan Sampai 30 September
  •  

    Pekanbaru (Beritaintermezo.com)-Gubernur Riau Syamsuar  menetapkan stutus darurat pencemaran udara untuk Provinsi Riau sejak Senin (23/9/2019).

    Penetapan dikarenakan kondisi udara di Provinsi Riau sangat berbahaya akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan.

    Seiring penetapan status darurat pencemaran asap, sekokah di Pekanbaru diliburkan  sampai sepekan kedepan.

    "Perpanjangan libur sekolah ini merupakan tindak lanjut dari penetapan status Darurat Pencemaran Udara oleh Pemerintah Provinsi Riau. Maka secara otomatis pemerintah kota mengikuti kebijakan pemerintah provinsi tersebut," ujar Kepala Bagian Humas Setdako Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman, Senin (23/9/2019).

    Dikatakan Irba, bahwa penetapan perpanjangan libur ini sifat situasional, jika kualitas udara membaik dan hujan turun maka penetapan perpanjangan libur kembali dicabut. Ibra berharap agar hal itu terjadi karena beberapa daerah di Riau hari ini mulai diguyur hujan deras, seperti di beberapa daerah di Kabupaten Siak dan Inhu.

    "Penetapan perpanjangan libur sekolah akan dimuat bersamaan surat penetapan Darurat Pencemaran Udara tingkat Kota Pekanbaru. Nanti kita buatkan surat keputusan walikota, karena ini darurat kabut asap, insya Allah hari ini akan ditandatangani walikota. Maka libur sekolah ditetapkan bersamaan dengan jadwal Darurat Pencemaran Udara hingga 30 September 2019," pungkasnya.***(int)



     
    Berita Lainnya :
  • Gubri Tetapkan Status Darurat Pencemaran Udara, Sekolah Diliburkan Sampai 30 September
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Rumah Duka di Karimun Merangkap Tempat Judi, Polres Tutup Mata
    2 Pemuda Teluk Sungkai Gotong Royong Menimbun Jalan Berlobang
    3 Pemkab Rohil Salurkan Beasiswa Keluarga Tidak Mampu Sebesar Rp6,5 Milyar
    4 Fraksi DPRD Riau Berikan Pandangan Umum Terhadap Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah
    5 Ini Dia Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Terbukti Ampuh
    6 Konferensi Perubahan Iklim ke-21 Paris
    APRIL Tawarkan Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Bakar
    7 Sijago Merah Lahap 7 Rumah Warga di Jalan Datuk Bandar Tembilahan
    8 Pj Walikota Dumai Arlizman Agus Buka Jambore PIK 2015
    9 Bantuan Kapal Karet Tiba, BPBD Siap Siaga Atasi Banjir di Pekanbaru
    10 Presiden Minta Percepatan Pembangkit Listrik & Kilang Minyak
     
    Foto Lepas | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Siak | Inhu | Rohil | Kepri | DPRD Rohil
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 PT. INTERMEZO PUTRA SAMPURNA PERS, All Rights Reserved
    handbags replicawatches replica