PTPN IV Regional III Perkuat Patroli Karhutla, 660 Personel Disiagakan

PTPN IV Regional III Perkuat Patroli Karhutla, 660 Personel Disiagakan

Pekanbaru (BIC)-PTPN IV Regional III memperketat pengawasan kawasan perkebunan dan area penyangga menyusul potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Sebanyak 660 personel Regu Pemadam Kebakaran (RPK) tetap disiagakan meski kondisi karhutla mulai terkendali.

Patroli digelar rutin di seluruh wilayah operasional, termasuk buffer zone. Penyisiran dilakukan untuk mendeteksi titik api sedini mungkin sekaligus mempercepat penanganan jika kebakaran muncul.

Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso mengatakan penguatan patroli menjadi bagian dari kesiapsiagaan perusahaan menghadapi ancaman karhutla.

“Patroli terus kami perkuat dan dilakukan secara rutin di seluruh wilayah operasional. Personel tidak hanya memantau areal perusahaan, tetapi juga kawasan buffer,” kata Bambang dalam keterangan tertulis di Pekanbaru, Selasa (1/9/2026).

Patroli juga terintegrasi dengan Satgas Karhutla yang melibatkan TNI, Polri, BPBD dan pemangku kepentingan lainnya. Perusahaan menyiapkan mesin pompa bertekanan tinggi, selang, nozzle, GPS, drone hingga puluhan embung sebagai cadangan air.

Pengawasan turut memanfaatkan aplikasi Arfina (Artificial Intelligence Fire Monitoring Integrated Ground Checking Nusantara). Sistem ini memantau indikasi titik api secara real time hingga radius lima kilometer dari areal perusahaan. Informasi tersebut menjadi dasar petugas melakukan pengecekan langsung.

Menurut Bambang, kombinasi personel dan teknologi dibutuhkan agar setiap indikasi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti.

PTPN IV Regional III juga menegaskan komitmen menjalankan pembukaan dan pengolahan lahan tanpa membakar sesuai Permen Pertanian Nomor 06 Tahun 2025.

Sejak berdiri pada 1996, perusahaan mengklaim areal operasionalnya tetap bebas karhutla. Kondisi tersebut dipertahankan melalui patroli, kesiapan peralatan dan koordinasi dengan pemerintah serta aparat.***

#Lingkungan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index